Desa
Wisata Duren Sari Sawahan merupakan desa wisata yang berdiri sejak tanggal 11
November 2015 diresmikan oleh Bappeda Provinsi Jawa Timur. Desa Wisata Duren
Sari bersekretariat di RT 12 RW 04 Dusun Singgahan Desa Sawahan Kecamatan
Watulimo Kabupaten Trenggalek. Desa Wisata Duren Sari Sawahan dikelola oleh
Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Duren Sari dibawah bimbingan Dinas Pariwisata
dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Bappeda Kabupaten Trenggalek, Bappeda
Provinsi Jawa Timur, Kepala Desa Sawahan.
Desa
Wisata Duren Sari Sawahan menyuguhkan
paket wisata alam,permainan tradisional, outbond, river
tubing,kuliner serta homestay bagi para wisatawan.
Sudah banyak pengunjung yang menikmati paket wisata di Desa Wisata Sawahan
antara lain masyarakat luar kota dan beberapa turis dari Amerika, Florida,
Canada. Paket yang disuguhkan mulai dari paket satu hari hingga menginap 2 hari
2 malam.
Memasuki
Desa Wisata Duren Sari Sawahan, wisatawan disuguhi welcome drink wedangjeser. Wedang Jeser khas
ini hanya ada di Desa Wisata Duren Sari Sawahan disajikan menggunakan teko dan
cangkir bumbung yang terbuat dari bambu. Teko dan cangkir bumbung ini merupakan
hasil produksi dari masyarakat sekitar. Wedang
Jeser hangat sangat pas disajikan dengan suasana desa.
Paket
Wisata Alam terdiri atas paket jelajah alas duren IDF (International Durio
Foresty), yaitu hutan durian terluas di Asia Tenggara. Hutan Durian IDF ini
diresmikan oleh Menteri Pertanian pada tanggal 13 Mei 2016. Wisatawan akan
diajak jelajah alas duren, diperkenalkan dengan pohon durian yang sudah berumur
ratusan tahun, serta diajak merasakan kesegaran kali Bawok. Kali Bawok
merupakan kali atau sungai di tengah-tengah alas durian IDF. Wisatawan bisa
mandi dan membasuh wajah di kali ini. Wudhu di kali ini dipercaya dapat membuat
awet muda. Selain itu wisatawan disuguhi degan atau kelapa muda di tengah alas
durian. Wisatawan bisa menikmati kelapa muda di pinggir kali Bawok sebagai
pelepas dahaga setelah lelah berjelajah.
Paket
wisata lainnya ialah river tubing. River tubing ini berlokasi di kali Watulawang.
Wisatawan bisa menikmati river tubing dengan alat dan perlengkapan yang sesuai
standart. Mulai dari helm, baju pelampung, deker tangan dan kaki. Watulawang
River Tubing dipandu oleh guide profesional dan dijaga setiap posnya. Wisatawan
akan menelusuri kali Watulawang menggunakan ban yang sudah dilengkapi dengan
tali keamanan. Sepanjang perjalanan wisatawan akan menikmati pemandangan alas
duren. Jarak lintasan ini 700 meter cukup memuaskan dan mengacu adrenalin para
wisatawan. Dari lokasi finish menuju lokasi awal disediakan ojek langsung dari
anggota Pokdarwis.
Paket
kuliner terdiri atas makanan khas desa. Sarapan dengan sompil, makanan yang
terbuat dari nasi lontong dan sayur buah nangka dengan bumbu rempah. Kemudian
siang hari dilanjutkan dengan makan siang khas desa yang terdiri atas nasi
thiwul, nasi putih, sayur pakis, sayur daun singkong, gembrot, bothok, ikan
goreng, dan sambal ijo. Untuk menu makan malamnya ialah genduri. Yaitu lodho,
nasi gurih dan urap. Selain menu sarapan, makan siang dan makan malam juga
disajikan snack khas desa antara lain kacang godhog atau kacang rebus, singkong
rebus, gethuk, mendhut, pisang rebus, dan lain-lain.
Wisatawan
menginap di homestay dan membaur dengan masyarakat sekitar. Paket wisata yang
lain adalah edukasi stek durian, edukasi pembuatan gula aren dengan mengambil
nira langsung dari pohonnya, edukasi pengolahan kolang-kaling, membuat cangkir
bumbung, menanam tanaman hidroponik, membuat reyeng, membuat gethuk bakar,
wisata ke kebun manggis, wisata ke kebun salak, tarik tambang di atas ban,
permainan tradisional egrang, lesan, gathok, kekehan, plok-plik, gepuk guling
dan lain-lain.
No comments:
Post a Comment